Kepatuhan Bidan Dalam Pelaksanaan SPO Perawatan Luka Dengan Kejadian Infeksi Daerah Operasi Post SC Di RSD Idaman Kota Banjarbaru Tahun 2023

Novia Agnes Siahaan, Dwi Rahmawati, Nurul Hidayah

Abstract


Latar Belakang: Keberhasilan pengendalian infeksi pada tindakan perawatan luka Post SC ditentukan oleh kesempurnaan petugas dalam melaksanakan asuhan secara benar, karena sumber bakteri Infeksi Daerah Operasi (IDO) dapat berasal dari pasien, Bidan dan tim, lingkungan, dan termasuk juga instrumentasi. Perawatan luka Post SC merupakan tugas keseharian Bidan sehingga Bidan harus menggunakan keterampilan perawatan luka yang harus sesuai dengan Standar Prosedur Operasional yang telah ditetapkan di Rumah Sakit.

Tujuan: Mengetahui hubungan kepatuhan Bidan dalam pelaksanaan Standar Prosedur Operasional perawatan luka dengan kejadian Infeksi Daerah Operasi Post SC di Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru.

Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan crosssectional, dengan pengambilan sampel total sampling sebanyak 25 orang Bidan pelaksana yang bertugas di Ruang Nifas Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru. Kemudian data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank.

Hasil: Hasil penelitian diperoleh nilai Sig. 2 tailed ≤ 0.05 (0.004), maka dapat disimpulkan ada hubungan kepatuhan Bidan dalam pelaksanaan SPO perawatan luka terhadap angka kejadian IDO post SC. Nilai koefisien korelasi adalah -0,553 berarti kedua variabel memiliki hubungan sedang. Nilai negatif menunjukkan hubungan variabel yang tidak searah yang artinya bila kepatuhan dalam pelaksanaan SPO perawatan luka semakin tinggi, maka angka kejadian IDO akan semakin turun.

Simpulan: Ada hubungan kepatuhan Bidan dalam pelaksanaan SPO perawatan luka terhadap angka kejadian Infeksi Daerah Operasi Post SC.

 

Compliance Of Midwives In Implementation Of Wound Care Standards For Infection With Post CS Operation Area Infections at Idaman Hospital In Banjarbaru City In 2023


Background: The success of infection control in post CS wound care measures is determined by the perfection of the staff in carrying out care properly, because the source of bacterial infections in the operating area (IDO) can come from patients, midwives and teams, the environment, and includes instrumentation. Post CS wound care is a midwife's daily task so midwives must use wound care skills that must be in accordance with the Standard Operating Procedures that have been established at the Hospital.

Objective: To determine the relationship between midwives' compliance in the implementation of Standard Operating Procedures for wound care with the incidence of Post CS’s Surgical Infection at the Idaman Regional Hospital, Banjarbaru City.

Methods: This type of research is analytic observational with a cross-sectional design, with a total sampling of 25 midwives working in the Postpartum Room of the Idaman Regional Hospital, Banjarbaru City. Then the data were analyzed using the Spearman Rank test.

Results: The results of the study obtained the value of Sig. 2 tailed ≤ 0.05 (0.004), it can be concluded that there is a relationship between midwives' compliance in implementing SPO wound care to the incidence of SSI post CS. The correlation coefficient value is -0.553, meaning that the two variables have a moderate relationship. A negative value indicates a nonunidirectional relationship between variables, which means that if compliance with the SOP for wound care is higher, the incidence of SSI will decrease.

Conclusion: There is a relationship between midwives' adherence in the implementation of SOP’s wound care to the incidence of post CS infection.

 Keywords: Compliance,Surgical Site Infection, Wound care



Keywords


Infeksi Daerah Operasi, Kepatuhan, Perawatan luka

References


Imam Munandar, Y. K. (2018). View of Kepatuhan Perawat dalam Pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) Perawatan Luka dengan Kejadian Infeksi Luka Operasi Post Sectio Caesaria. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 8 No. 2. https://journals.stikim.ac.id/index.php/jiiki/article/view/315/243

Komite PPI RSD Idaman Kota Banjarbaru. (2022). Data Infeksi Daerah Operasi.

Meo, M. Y. (2019). Hubungan Kepatuhan SOP Perawatan Luka Dengan Kejadian Infeksi Daerah Operasi (IDO) Pada Pasien Pasca Section Caesarea (SC) Di Ruang Anggrek: Vol. VI (Issue 1).

Miftahur Rahman, et. a. (2018). HUBUNGAN ANTARA PELAKSANAAN PROSEDUR PENCEGAHAN INFEKSI PADA PASIEN POST OPERASI DENGAN PROSES PENYEMBUHAN LUKA DI RUMAH SAKIT ISLAM UNISMA MALANG. III.

Ousey, K. (2019). Current Opinion in Infectious Diseases: Skin and soft tissue infections Evidence update on prevention of surgical site infection.

Prof. Dr. Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. AlfaBeta.

Sihombing, R., & Alsen, M. (2014). Infeksi Luka Operasi. Majalah Kedokteran Sriwijaya, 46(3), 230–231. https://ejournal.unsri.ac.id/index.php/mks/article/view/2710




DOI: https://doi.org/10.33859/dksm.v14i1.894

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2023 Novia Agnes Siahaan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.