Faktor Determinan yang Berhubungan dengan Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kalimantan Selatan (Analisis Data Indonesia Family Life Survey 5 Tahun 2014)

Husda Oktaviannoor, Ahmad Hidayat, St Hateriah

Abstract


LATAR BELAKANG: Prevalensi Diabetes Mellitus terdiagnosis dokter usia ≥ 15 tahun sebesar 2%. Kalimantan Selatan merupakan prevalensi tertinggi ke-3 setelah Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur yaitu sebesar 1,8% dan terjadi peningkatan prevalensi dibandingkan dengan hasil penelitian Riskesdas 2013 sebesar 1,4% (meningkat 0,4%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor determinan yang berhubungan dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2 di Provinsi Kalimantan Selatan.

METODE: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 1.423. Analisis yang dilakukan yaitu univariat untuk mengetahui gambaran masing-masing variabel, bivariat untuk mengetahui hubungan antara variabel determinan dengan diabetes mellitus tipe 2, serta multivariat untuk membuat model prediksi faktor risiko terhadap kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2.

HASIL: Umur ≥ 45 tahun, 35-44 tahun dan 25-34 tahun mempunyai risiko masing-masing 4,21 kali (POR=4,21; 95%CI 2,765-6,396), 1,68 kali (POR=1,68; 95%CI 1,047-2,692) dan 1,77 kali (POR=1,77; 95%CI 1,126-2,776) lebih besar untuk terjadi diabetes mellitus dibandingkan umur 15-24 tahun. Orang yang tidak bekerja mempunyai risiko 1,84 kali (POR=1,84; 95%CI 1,309-2,599) lebih besar untuk terjadi diabetes mellitus dibandingkan dengan orang yang bekerja. Model prediksi didapatkan indikator sebesar 16% untuk mengetahui kondisi seseorang berdasarkan faktor risiko umur dan pekerjaan.

KESIMPULAN: Faktor umur dan pekerjaan mempunyai peran penting dalam kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 di Provinsi Kalimantas Selatan. Penelitian ini dapat memberikan masukan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berupa perhitungan prediksi dari analisis data kepada masyarakat yang mungkin mempunyai risiko untuk mengalami Diabetes Mellitus Tipe 2 sehingga masyarakat dapat segera melakukan pemeriksaan dini faktor risikonya.

References


Ariawan, I. (2008). Analisis data kategorik (Buku ajar). FKM. UI.

Hosmer, D., & Lemeshow, S. (2000). Applied logistic regression (2nd ed.). John Wiley & Sons, Inc.

Irawan, D. (2010). Prevalensi dan Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di Daerah Urban Indonesia. In Universitas Indonesia. University of Indonesia.

Irianto K. (2014). Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular; Panduan Klinis. Alfabeta.

Kemenkes RI. (2014). Waspada diabetes: Eat well live well. Pusdatin Kemenkes RI.

Kemenkes RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar.

Lapau, B. (2012). Metode Penelitian Kesehatan: Metode Ilmiah Penulisan Skripsi, Tesis, dan DIsertasi (1st ed.). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Lemeshow, S., Hosmer Jr, D. W., Klar, J., & Lwanga, S. K. (1990). Adequacy of Sample Size in Health Studies. John Wiley & Sons, Inc. https://doi.org/10.1186/1472-6963-14-335

Long, G. H., Johansson, I., Rolandsson, O., Wennberg, P., Fhärm, E., Weinehall, L., Griffin, S. J., Simmons, R. K., & Norberg, M. (2015). Healthy behaviours and 10-year incidence of diabetes: A population cohort study. Preventive Medicine, 71, 121–127. https://doi.org/10.1016/j.ypmed.2014.12.013

Palimbunga T M, Rataq B T, K. W. P. J. (2017). Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Kejadian Diabetes Melitus Tipe 2 di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. FKM Unsrat Manado, 1–11.

PERKENI. (2015). Pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di indonesia 2015.

RAND Corporation. (2014). Survei Kehidupan Keluarga Indonesia (IFLS). https://www.rand.org/well-being/social-and-behavioral-policy/data/FLS/IFLS.html

Rautio, N., Varanka-Ruuska, T., Vaaramo, E., Palaniswamy, S., Nedelec, R., Miettunen, J., Karppinen, J., Auvinen, J., Järvelin, M. R., Keinänen-Kiukaanniemi, S., Sebert, S., & Ala-Mursula, L. (2017). Accumulated exposure to unemployment is related to impaired glucose metabolism in middle-aged men: A follow-up of the Northern Finland Birth Cohort 1966. Primary Care Diabetes, 11(4), 365–372. https://doi.org/10.1016/j.pcd.2017.03.010

Rothman, K., Greenlad, S., & Lash, T. (2008). Modern Epidemiology (3rd ed.). Lippincott Williams & Wilkins.




DOI: https://doi.org/10.33859/dksm.v12i2.744

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Husda Oktaviannoor, Ahmad Hidayat, St Hateriah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.