Bullying in Higher Education: Presdiposisi Bully-victim terhadap Kejadian Perilaku Bullying pada Mahasiswa

Onieqie Ayu Dhea Manto, Paul Joae Brett Nito, Dewi Wulandari

Abstract


Latar Belakang: Global Education Digest 2011 UNESCO, Mengejar ketertinggalan Dan intimidasi di sekolah Terjadi di Seluruh Dunia, diperkirakan 246 juta Anak Dan remaja mengalami Mengejar ketertinggalan Dan intimidasi di sekolah. Indonesia, tahun 2016 sekitar 253 kasus bullying , terdiri dari 122 anak yang menjadi korban dan 131 anak menjadi pelaku. Tahun 2017, Jangka Waktu 129 Dan Pelaporan intimidasi Korban nomor 116. Tahun 2018 Korban intimidasi nomor 107 Dan Pelaporan Jangka Waktu 127. Bullyingdapat berdampak negatif terhadap korban maupun pelaku, yaitu mengalami masalah kejiwaan, sosial, penurunan kinerja akademik, peluang melakukan bullying pada orang lain, bahkan sampai bunuh diri. Salah satu penyebab masih terjadinya bullying adalah riwayat pelaku sebagai korban bullying, atau yang dikenal dengan korban-bully . Lingkaran bullying ini dapat terjadi terus menerus dan menjadi perilaku ancaman kejadian bullying kedepan.

Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui hubungan riwayat korban bullying terhadap kejadian perilaku bullying pada mahasiswa Universitas Sari Mulia.

Metode: penelitian ini menggunakan metode kuantitaif deskriptif dengan pengambilan data melalui survei angket menggunakan uji chi square .

Hasil: Hasil uji statistik didapatkan nilai p value sebesar 0,039 (< 0,05) maka dapat dikatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara riwayat korban bullying dengan perilaku bullying (pelaku).

Simpulan: pengalaman Bullying yang masih terjadi di kalangan anak perlu lebih ditingkatkan dalam memberikan dukungan terhadap korban dan pelaku agar tidak terjadi gangguan kesehatan baik fisik maupun psikologis bahkan menyebabkan pengaruh hubungan sosial dengan teman sebaya.

Kata Kunci : Bullying , korban, pelaku, perilaku, riwayat

References


Arnarsson, Arsaell dan Bjarnason, Thoroddur (2018). The Problem with Low-Prevalence of Bullying. International Journal of Environmental Research and Public Health. 15, 1535; doi:10.3390/ijerph15071535.

Chapin, J., & Coleman, G. (2017). Siklus cyberbullying: Beberapa pengalaman diperlukan. Jurnal Ilmu Sosial, 54(3), 314–318. doi:10.1016/j.soscij.2017.03.004

Erika, K. A., Pertiwi, D. A., & Seniwati, T. (2017). Bullying Behaviour of Adolescents Based on Gender, Gang and Family. Jurnal Ners, 12(1), 126-132.

Fithria, Rahmi Auli. 2016. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Bullying. Idea Nursing Journal , 7(3); 9-17.

Fullchange, A., & Furlong, M. J. (2016). An exploration of effects of bullying victimization from a complete mental health perspective. Sage Open, 6(1), 2158244015623593.

Guadix M.G, Gini .G, Esther Calvete (2015). Stability of cyberbullying victimization among adolescents: Prevalence and association with bully–victim status and psychosocial adjustment. http://dx.doi.org/10.1016/j.chb.2015.07.007

Hopeman, Suarni dan Lasmawan. (2020). Dampak Bullying Terhadap Sikap Sosial Anak Sekolah Dasar (Studi Kasus Di Sekolah Tunas Bangsa Kodya Denpasar). PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia. Vol. 4 No 1, Pebruari 2020 ISSN: 2613-9553/56-59

Huang, S. T., & Vidourek, R. A. (2019). Bullying Victimization Among Asian-American Youth: a Review of the Literature. International Journal of Bullying Prevention, 1(3), 187-204.

Huang, Y., Espelage, D. L., Polanin, J. R., & Hong, J. S. (2019). A

meta-analytic review of school-based anti-bullying programs with a parent component. International Journal of Bullying Prevention, 1(1), 32-44.

Li, J., Sidibe, AM, Shen, X., & Hesketh, T. (2019). Insiden, faktor risiko dan gejala psikosomatik untuk intimidasi tradisional dan cyberbullying pada remaja Cina. Tinjauan Layanan Anak dan Remaja, 104511. doi:10.1016/j.childyouth.2019.104/ S0190-7409(19)30685-1

KPAI. (2017). KPAI Terima Aduan 26 Ribu Kasus Bully Selama 2011-2017. http://www.kpai.go.id/berita/kpai-terima-aduan-26-ribu-kasus-bully-selama-2011-2017 .Diakses pada 18/08/2019 09.30 WITA.

Lazuras L, Barkoukis V, Tsorbatzoudis H, (2017). Face-to-face bullying and cyberbullying in adolescents: Trans-contextual effects and role overlap, Technology in Society, doi: 10.1016/j.techsoc.2016.12.001./ 48, 97-101.

Menesini, E., & Salmivalli, C. (2017). Bullying in schools: the state of knowledge and effective interventions. Psychology, health & medicine, 22(sup1), 240-253.

Nofianti, N., Koa, A. J. A. F., Siatang, W., & Hunowu, I. A. (2019). KARAKTERISTIK DAN RIWAYAT DI BULLYING DENGAN PERILAKU MEMBULLYING. Jurnal Kesehatan, 10(3), 187-189.

Nurhadiyanto, L. (2020). ANALISIS CYBER BULLYING DALAM PERSPEKTIF TEORI AKTIVITAS RUTIN PADA PELAJAR SMA DI WILAYAH JAKARTA SELATAN. IKRA-ITH HUMANIORA: Jurnal Sosial dan Humaniora, 4(2), 113-124.

Peguero, Anthony A. (2019). Introduction to the Special Issue on Significance of Race/Ethnicity in Bullying. International Journal of Bullying Prevention 1:159–160. https://doi.org/10.1007/s42380-019-00032-8

Pells, Kirrily; Ogando Portela, Maria José; Espinoza Revollo, Patricia (2016). Pengalaman Penindasan Sebaya di kalangan Remaja dan Efek Terkait pada Hasil Dewasa Muda: Bukti Longitudinal dari Ethiopia, India, Peru dan Vietnam, Makalah Diskusi Innocenti no. IDP_2016_03, Kantor Penelitian UNICEF - Innocenti, Florence

Rigby, K. (2020). How teachers deal with cases of bullying at school: what victims say. International journal of environmental research and public health, 17(7), 2338.

Riyanto A. (2011). Pengolahan dan Analisis Data Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika

Sastroasmoro S, Ismael S. (2014). Dasar-dasar Metodelogi Penelitian Klinis. Edisi 5. Jakarta: Sagung Seto. Hal 104-382.

Sufriani, Eva Purnama Sari. 2017. Faktor Yang Mempengaruhi Bullying Pada Anak Usia Sekolah. Di Sekolah Dasar Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh. Idea Nursing Journal , 8(3).

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

UNESCO. (2017). School Violence and Bullying Global Status Report. ISBN 978-92-3-100197-0.Paris

Waliyanti, E., Kamilah, F., & Fitriansyah, R. R. (2018). Fenomena Perilaku Bullying pada Remaja di Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI), 2(1), 50-64.

Yunita Bulu, Neni Maemunah, Sulasmini. 2019. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Bullying Pada Remaja Awal. Nursing News, 4(1).

Yusuf, H., & Fahrudin, A. (2012). Perilaku bullying: asesmen multidimensi dan intervensi sosial. Jurnal Psikologi Undip, 11(2).

Zakiyah, Sahadi Humaedi,dan Meilanny Budiarto Santoso. 2017. Faktor yang mempengaruhi remaja dalam melakukan bullying. Jurnal penelitian dan PPM, FISIP Universitas Padjadjaran, 4(2);129-389.




DOI: https://doi.org/10.33859/dksm.v12i2.738

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Onieqie Ayu Dhea Manto, Paul Joae Brett Nito, Dewi Wulandari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.