Determinan Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin

Noor Shipa, Norfai Norfai, Zuhrupal Hadi

Abstract


Latarbelakang: Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu komplikasi yang terjadi selama kehamilan dan penyebab dari angka kesakitan dan kematian ibu.

Tujuan: untuk mengetahui dan menganalisis determinan yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin.

Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan Case Control Study dengan Teknik pengambilan sampel Total sampling yaitu sejumlah populasi yang ada, 42 ibu hamil mengalami hipertensi sebagai kelompok kasus dan 42 ibu hamil yang tidak mengalami hipertensi sebagai kelompok kontrol. Hasil: uji statistik Chi Square dan Odds Ratio menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kejadian hipertensi pada ibu hamil dengan riwayat hipertensi (p-value = 0,004 dan OR= 8,966), ukuran LILA (p-value = 0,029 dan OR= 2,925), faktor genetik (p-value = 0,015 dan OR= 3,333), dan paparan asap rokok (p-value = 0,008 dan OR= 3,676). Sedangkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kejadian hipertensi pada ibu hamil dengan pengetahuan ibu (p-value = 0,287 dan OR= 1,390), umur ibu (p-value = 1,000 dan OR= 1,108), paritas (p-value = 0,056 dan OR= 0,346), dan dukungan suami (p-value = 1,000 dan OR= 0,488).

Simpulan: terdapat hubungan yang bermakna antara kejadian hipertensi pada ibu hamil dengan riwayat hipertensi dan faktor lainnya seperti genetik, ukuran LILA, serta paparan asap rokok.

 

Kata Kunci     : Determinan; Hipertensi; Ibu Hamil

 

Determinants of Hypertension Incidence in Pregnant Women in the Work Area of Pekauman Health Center, Banjarmasin City

 

Background: Hypertension in pregnancy is one of the complications that occur during pregnancy and the cause of maternal morbidity and mortality.

Objective: to determine and analyze the determinants associated with the incidence of hypertension in pregnant women in the working area of Pekauman Public Health Center, Banjarmasin City.

Methods: This type of research is analytical observational with a Case-Control Study approach with a total sampling technique, namely a number of existing populations, 42 pregnant women with hypertension as the case group and 42 pregnant women who do not have hypertension as the control group.

Results: Chi Square statistical test and Odds Ratio showed that there was a significant relationship between the incidence of hypertension in pregnant women with a history of hypertension (p-value = 0.004 and OR = 8.966), LILA size (p-value = 0.029 and OR = 2.925), factors genetics (p-value = 0.015 and OR = 3.333), and exposure to cigarette smoke (p-value = 0.008 and OR = 3.676). Meanwhile, there is no significant relationship between the incidence of hypertension in pregnant women with maternal knowledge (p-value = 0.287 and OR = 1.390), maternal age (p-value = 1,000 and OR = 1.108), parity (p-value = 0.056 and OR = 0.346), and husband's support (p-value = 1,000 and OR = 0.488).

Conclusion: there is a significant relationship between the incidence of hypertension in pregnant women with a history of hypertension and other factors such as genetics, LILA size, and exposure to cigarette smoke.

 

Keywords: Determinants; Hypertension; Pregnant mother;


References


Amila, Utami, N., & Marbun, A. S. (2020). Hubungan Status Gizi Berdasarkan Lingkar Aengan atas ( LiLA ) dengan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi. Holistik Jurnal Kesehatan, 14(1), 140–148. [Online]. http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/holistik/article/view/1851. [diakses 28 Juli 2020].

Anas, M. N. (2013). Hubungan Lingkar Lengan Atas (LILA) pada Ibu Hamil dengan Angka Kejadian Preeeklampsia Di RS PKU Muhamadiyah Surakarta. Skripsi. Fakultas Kedokteran. Universitas Muhammadiyah, Surakarta.

Arda, Z. A., & Mustapa, M. (2018). Hipertensi dan Faktor Risikonya di Puskesmas Motolohu Kabupaten Pohuwato. Gorontalo Journal of Public Health, 1(1), 32–38. [Online]. http://jurnal.unigo.ac.id/index.php/gjph/article/view/148. [diakses 2 September 2020].

BKKBN. (2018). Survei Demografi dan Kesehatan Tahun 2017. Kementerian Kesehatan RI.

Dewi, V. K. (2014). Hubungan Obesitas dan Riwayat Hipertensi dengan Kejadian Preeklampsi di Puskesmas Rawat Inap Danau Panggang. Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, 1(2), 57–61. [Online]. https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/ANN/article/view/217. [diakses 19 Februari 2020]

Dhewi, S. (2017). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil dengan Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura Tahun 2017. Jurnal Jurkessia, 8(1), 24–27. [Online].

http://journal.stikeshb.ac.id/index.php/jurkessia/article/view/112. [diakses 19 Februari 2020].

Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin. (2019). Profil Kesehatan Kota Banjarmasin Tahun 2018. Pemerintah Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Fahruddin, E. P. (2018). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Suli Kabupaten Luwu. Universitas Hasanuddin.

Hardiansyah, & Supariasa, D. N. (2017). Ilmu Gizi Teori dan Aplikasi. jakarta: penerbit Buku Kedokteran EGC.

Hidayati, N. F. (2006). Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil Trimester II dan III (Studi Kasus di Poli Hamil I RSU. Dr. Soetomo Surabaya). Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Airlangga, Surabaya.

Imaroh, I. I., Nugraheni, S. A., & Dharminto. (2018). Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmudu Kota Semarang Tahun 2017. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 6(1), 570–580. [Online].

http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkm. [diakses 8 Februari 2020].

Indriani N. (2012). Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Preeklampsia/Eklmapsia pada Ibu Bersalin di RSUD Kardinah Kota Tegal Tahun 2011. Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Indonesia, Depok. [Online]. http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20320037-S-Nanien Indriani.pdf. [diakses 19 Februari 2020].

Isnawati, M. (2012). Hubungan Ibu Hamil Sebagai Perokok Pasif dengan Kejadian Preeklampsia di RSUD Dr. Moewardi. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Suarakarta.

Jumaiza, Elvira, D., & Panjaitan, A. A. (2018). Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil Trimester III. Journal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 4(1), 62–74. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Kasriatun, Kartasurya, M. I., & Nugraheni, S. A. (2019). Faktor Risiko Internal dan Eksternal Preeklampsia di Wilayah Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah. Manajemen Kesehatan Indonesia, 7(1), 30–38. [Online]. http://eprints.undip.ac.id/80374/. [diakses 29 Februari 2020].

Lail, N. H. (2015). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Hipertensi Dalam Kehamilan di Puskesmas Sukaraya Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Tahun 2015. Jurnal Ilmu Dan Budaya, 41(62), 7263–7280. [Online]. http://journal.unas.ac.id/ilmu-budaya/article/view/657. [diakses 29 Juli 2020].

Manuaba, I. B. G. (2010). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan. EGC.

Nurliawati, E. (2018). Hubungan antara Riwayat Hipertensi dalam Kehamilan Saudara Kandung dengan Hipertensi dalam Kehamilan pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Tamansari. April, 18–20. [Online]. https://ejurnal.stikes-bth.ac.id/index.php/P3M_PSNDPK/article/view/338. [diakses 30 Agustus 2020].

Prawirohardjo, S. (2012). Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo. PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

Prawirohardjo, S. (2009). Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Radjamuda, N., & Montolalu, A. (2014). Faktor-Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Ibu Hamil Di Poli Klinik ObsGin Rumah Sakit Jiwa. Jurnal Ilmah Bidan, 2(2339–1731), 33–40. [Online]. https://ejurnal.poltekkes-manado.ac.id/index.php/jidan/article/view/314. [diakses 8 Februari 2020].

Saraswati, N., & Mardiana. (2016). Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil (Studi Kasus di RSUD Kabupaten Brebe Tahun 2014). Unnes Journal of Public Health, 5(2), 90–99. [Online]. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujph. [diakses 30 Agustus 2020].

Septiasih. (2018). Faktor Risiko Kejadian Preeklampsia pada Ibu Bersalin di RSUD Wonosari Kabupaten Gunungkidul Tahun 2017. Skripsi. Prodi Sarjana Terapan Kebidanan. Jurusan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, Yogyakarta.

Setyawati, B., Fuada, N., Salimar, & Rosha, B. C. (2015). Faktor Risiko Hipertensi pada Wanita Hamil di Indonesia (Analisis Data RISKESDAS 2013). Indonesia Journal of Reproductive Health, 6(2), 77–86. [Onlinee]. http://semanticscholar.org. [diakses 22 April 2020].

Sirait, A. M. (2012). Prevalensi Hipertensi pada Kehamilan di Indonesia dan Berbagai Faktor yang Berhubungan (RISET KESEHATAN DASAR 2007). Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 15(2), 103–109. [Online]. https://www.neliti.com/publications/21333. [diakses 8 Februari 2020].

Situmorang, T.H, Yuhana Damantalm, dan Afrina Januarista, S. (2016). Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Preeklampsi pada Ibu Hamil di Poli KIA RSU Anutapura Palu. Jurnal Kesehatan Tadulako, 2(1), 34–44. [Online]. http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/HealthyTadulako/article/view/5744. [diakses 3 Maret 2020].

Sulistiyaningsih, S. H., Kasanah, U., & Sholikah. (2019). Hubungan Dukungan Suami dengan Perilaku Penerimaan Diri Wanita Hamil Usia Dini dalam Menghadapi Kehamilan. The 10th University Research Colloqium 2019, 3, 819–824. [Online]. http://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/726. [diakses 5 Maret 2020].

Suryani, D. (2014). Hubungan Dukungan Suami terhadap Kehamilan dengan Kejadian Hyperemesis Gravidarum di RSUD dr. R Goeteng Taroenadibrata

Purbalingga. Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Wijaya, F. Indah. (2014). Hubungan antara Pengetahuan, Sikap, dan Pola Makan dengan Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil di Puskesmas Juwana Kabupaten Pati. Artikel Penelitian. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Muhammadiyah, Surakarta.

WHO. (2013). A global brief on Hyper­ tension: Silent Killer, Global Public Health Crisis World Health Day 2013. In The World Health Organization. World Health Organization. www.who.int




DOI: https://doi.org/10.33859/dksm.v12i1.727

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Noor Shipa, Norfai Norfai, Zuhrupal Hadi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.