PENGARUH STRATEGI PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK TERHADAP KEMAMPUAN BERINTERAKSI PADA PASIEN ISOLASI SOSIAL DI RSJ PROF. DR. ILDREM MEDAN TAHUN 2018

Murni Aritonang

Abstract


 

Isolasi sosial adalah gangguan hubungan interpersonal yang terjadi akibat adanya kepribadian yang tidak fleksibel, sehingga menimbulkan perilaku maladaptif dan mengganggu fungsi seseorang dalam berhubungan. Komunikasi terapeutik dapat merubah dirinya menjadi seorang yang lebih terbuka dan dapat berinteraksi terhadap lingkungan. Ada empat tahapan dalam strategi komunikasi diberikan kepada pasien isolasi sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi pelaksanaan komunikasi terapeutik terhadap kemampuan berinteraksi pada pasien isolasi sosial di Rumah Sakit Jiwa Daerah Provsu Tahun 2011. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan rancangan penelitian Time Series Design. Dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 22 orang responden yang mempunyai masalah utama isolasi sosial berpartisipasi dalam penelitian ini. Teknik analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan analisa bivariat dengan menggunakan uji t dependent. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada pengaruh strategi pelaksanaan komunikasi terapeutik: Membina hubungan saling percaya terhadap kemampuan berinteraksi   (p= 0,000); ada pengaruh strategi pelaksanaan komunikasi terapeutik: mengenal penyebab isolasi sosial terhadap kemampuan berinteraksi (p= 0,000); ada pengaruh strategi pelaksanaan komunikasi terapeutik: kemampuan pasien untuk menyebutkan keuntungan dan kerugian tidak berhubungan dengan orang lain terhadap kemampuan berinteraksi (p= 0,000); ada pengaruh strategi pelaksanaan komunikasi terapeutik: kemampuan pasien untuk berinteraksi secara bertahap terhadap kemampuan berinteraksi (p= 0,000). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Strategi Pelaksanaan Komunikasi Terapeutik Terhadap Kemampuan Berinteraksi Pada Pasien Isolasi Sosial Di Rumah Sakit Jiwa Daerah Provsu. Untuk itu diharapkan sebaiknya strategi komunikasi terapeutik ini diterapkan pada setiap pasien isolasi sosial karena strategi komunikasi terapeutik merupakan salah satu tindakan keperawatan yang efektif.

Kata Kunci: Strategi Komunikasi Terapeutik, Kemampuan Berinteraksi, Pasien Isolasi Sosial

 


References


Alimul, Aziz. (2016). Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika.

Carman, Linda. (2017). Kesehatan Jiwa dan Psikiatri Pedoman Klinis Perawat. Edisi 2. Jakarta: EGC.

Dalami, Ermawati. (2015). Konsep Dasar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Jakarta: CV Trans Info Media.

Edison, J.P. (2015). Pengaruh Intervensi Rehabilitasi Terhadap Ketidakmampuan Bersosialisasi pada Penderita Skizofrenia yang Dirawat di Rumah Sakit Jiwa Daerah Provsu Medan. Tesis (Pasca Sarjana USU).

Erlinafsiah. (2015). Model Perawat dalam Praktek Keperawatan Jiwa. Jakarta: Trans Info Media.

Keliat, B.A., dan Akemat. (2015). Model Praktik Keperawatan Profesional Jiwa. Jakarta: EGC.

Keliat, B.A., Ria, dan dkk. (2006). Proses Keperawatan Kesehatan Jiwa. Edisi 2.

Jakarta: EGC

Kusumawati, F., dan Hartono. (2015). Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta: Salemba Medika.

Mistofa, Bisri. Komunikasi Terapeutik Pada Klien Gangguan Jiwa. 13 juli 2015. Artikel FIK UNPADJ.

Notoadmojo, Soekidjo. (2017). Metodologi Penelitian Kesehatan. Edisi 3. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Purba, J.M., dan Wahyuni. (2015). Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Masalah Psikososial dan Gangguan Jiwa. Medan: USU Press.

Setiadi. (2017). Konsep dan Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Safaria, T. (2015). Terapi dan Konseling Gestalt. Edisi 1. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Stuart, G.W. (2017). Buku Saku Keperawatan Jiwa. Edisi 5. Jakarta: EGC.

Yosep, Iyus. (2015). Keperawatan Jiwa. Edisi Revisi. Jakarta: PT Refika Aditama.

Wahyu, Purwaningsih. (2015). Asuhan Keperawatan Jiwa Dilengkapi Terapi Modalitas dan Standard Operating Procedure (SOP). Jogjakarta: Mitra Cendekia.

Wasis. (2016). Pedoman Riset Praktis untuk Profesi Perawat. Cetakan I. Jakarta:EGC.

Widdyasih. 2016. Penderita Gangguan Jiwa. Diakses 07 Februari 2015, http://wordpress.com




DOI: https://doi.org/10.33859/dksm.v11i1.576

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2020 Murni Aritonang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.