HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIADI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN

Hariadi Widodo, Nurhamidi NUrhamidi, maulida agustina

Abstract


Latar Belakang: Lansia mengalami penurunan derajat kesehatan dan kemampuan fisik akan mengakibatkan secara perlahan menarik diri dari hubungan dengan masyarakat sekitar yang
menyebabkan interaksi sosial menurun. Berkurangnya interaksi sosial pada lansia dapat mempengaruhi kualitas hidup lansia.
Tujuan: Menganalisis hubungan interaksi sosial dengan kualitas hidup lansia di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin
Metode: Penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah lansia di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin tahun 2015 sebanyak 4.879 orang dan sampel diambil berjumlah 98 orang dengan teknik pengambilan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil: Lansia sebagian besar memiliki interaksi sosial yang baik yaitu 72 orang (73,5%) dan sebagian besar memiliki kualitas hidup yang baik yaitu sebanyak 62 orang (63,3%). Ada hubungan
antara interaksi sosial dengan kualitas hidup pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin (p = 0,000 < α 0,05).
Simpulan: Ada hubungan antara interaksi sosial dengan kualitas hidup pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin
Kata kunci: Interaksi Sosial, Kualitas Hidup, Lansia

Full Text:

Untitled

References


Azizah, L. M. 2011. Keperawatan Lanjut

Usia. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Badan Pusat Statistik Banjarmasin. 2014.

Jumlah penduduk Provinsi Kalimantan

Selatan dan Kota Banjarmasin

[Internet]. Tersedia dalam:

http://banjarmasinkota.bps.go.id

[diakses 20 November 2015].

Badan Pusat Statistik RI. 2013. Harapan

hidup. [Internet]. Tersedia dalam:

http://www.datastatistikindonesia.

com/portal [diakses 10 Maret

Chairani, N. 2013. Kualitas hidup wanita

lansia di Kelurahan Pabatu Kecamatan

Padang Hulu Tebing Tinggi. Vol I (2).

-7.

Menkokesra. 2013. Lansia perlu di perhatikan

[Internet]. Tersedia dalam:

http://www.menkokesra.go.id [diakses

November 2015].

Notoatmodjo, S. 2010. Promosi Kesehatan

dan Ilmu Perilaku.

Jakarta: PT. Rineka Cipta

Puskesmas Pekauman Banjarmasin. 2016.

Jumlah Lansia di Wilayah Kerja

Puskesmas Pekauman Banjarmasin.

Banjarmasin: Puskesmas Pekauman

Banjarmasin

Rahmianti. 2014. Hubungan pola makan,

status gizi dan interaksi sosial dengan

kualitas hidup lansia suku Bugis di

Kelurahan Sabanang Kabupaten

Pangkep. I (7461): 1-11

Sanjaya, A. 2012. Hubungan Interaksi Sosial

dengan Kesepian pada Lansia. I(3): 1-6.

Sianipar, A. F. 2013. Hubungan interaksi

sosial dengan kualitas hidup lansia di

Panti Wherda Budhi Dharma Bekasi

Tahun 2013. I (1): 1-10.

Supraba, N. P. 2015. Hubungan aktifitas

sosial, interaksi sosial dan fungsi

keluarga dengan kualitas hidup lansia

di wilayah kerja Puskesmas I Denpasar

Utara Kota Denpasar. I(6)z: 1-21.

Tira. 2012. Populasi lanjut usia tahun 2050

mencapai 2 milyar [Internet]. Tersedia

dalam: http://rehsos.kemsos.go.id

[diakses 20 November 2015].


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2016 Hariadi Widodo, Nurhamidi NUrhamidi, maulida agustina

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.