HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PARITAS IBU DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL

Autor(s): Erni Yuliastuti, Ana Tutiana, Ahmad Syahlani
DOI: 10.33859/dksm.v5i2.187

Abstract

Latar Belakang. Masa kehamilan merupakan periode yang menentukan kualitas SDM di masa depan, karena tumbuh kembang anak sangat ditentukan oleh kondisi saat janin dalam kandungan. Status gizi ibu hamil mempunyai dampak penting pada perjalanan kehamilan dan bayi yang akan
dilahirkan. Anemia merupakan salah satu faktor resiko yang dapat memperburuk keadaan ibu dan janin, selain itu faktor pendidikan dan paritas sangat mendukung untuk terjadinya anemia pada kehamilan.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pendidikan dan paritas dengan kejadian anemia
pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kelayan Timur Banjarmasin 2012. Metode penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional,pengambilan
sampel secara purposive sampling. Populasi sebanyak 162 ibu hamil di Puskesmas Kelayan Timur Banjarmasin dan sampel digunakan sebanyak 82 orang responden. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan 95%.

Hasil analisis didapatkan kejadian anemia 44 orang (53,7%), sebagian besar pendidikan tinggi 48 orang (58,5%), sebagian besar paritas tidak aman 40 orang (48,8%). Hubungan pendidikan dengan kejadian anemia p = 0,005 < 0,05, hubungan paritas dengan kejadian anemia p = 0,000 < 0,05.

Kata kunci : Pendidikan, Paritas, Kejadian Anemia

Full Text:

PDF

References

Hidayat AA, 2007. Metode Penelitian

Kebidanan dan Teknik Analisis Data.

Jakarta: Salemba Medika. Edisi Pertama

http://www.pps.unud.ac.id/thesis/pdf_thesis/u

nud-391-62850896-tesis.pdf

Manuaba, 2010. Kapita Selekta Penatalaksanaan Rutin Obstetri

Ginekologi dan KB. Jakarta: EGC.

Notoatmodjo, S. 2010. Manajemen Metodelogi Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Nursalam. 2008. Konsep dan Penerapan Metode Penelitian ilmu Keperawatan. Jakarta:Salemba Medika

Refbacks

  • There are currently no refbacks.