HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH PADA AWAL KEHAMILAN DENGAN BERAT BADAN LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI JINGAH

Autor(s): Anggrita Sari, Syahriani Nor, Desy Farmedika
DOI: 10.33859/dksm.v4i2.160

Abstract

Latar Belakang Masalah penelitian ini yaitu BBLR termasuk faktor utama peningkatan motalitas, morbiditas dan disabilitas. Khususnya di wilayah kerja Puskesmas Sungai Jingah memiliki angka tertinggi BBLR di wilayah Kota Banjarmasin.
Obyek dalam penelitian seluruh responden pada kelompok kasus dan kelompok kontrol sebanyak 24 BBLR dan 48 tidak BBLR, sehingga semua sampel 72.


Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh pada awal kehamilan dengan berat badan lahir di wilayah Puskesmas Sungai Jingah Tahun 2013.

Metode penelitian menggunakan analitik jenis penelitian yang digunakan dengan Retrospective Study penelitian ini melihat kebelakang, pengumpulan data dari efek atau akibat yang telah terjadi kemudian ditelusuri penyebabnya.
Hasil penelitian ini menggunakan uji statistik Chi-Square menunjukkan hasil ρ = 0,000, dengan tingkat kemaknaan 5% sehingga ρ < α 0,05,ada hubungan antara indeks massa tubuh dengan berat badan lahir di wilayah kerja Puskesmas Sungai Jingah. Saran dari penelitian yaitu meningkatkan pemeriksaan kehamilan selama kurun kehamilan, dan KIE penyuluhan tentang kebutuhan gizi ibu hamil.


Kata kunci : Indeks Massa Tubuh, Berat Badan Bayi.

Full Text:

PDF

References

Arisman, 2010. Gizi dalam Daur Kehidupan.

Jakarta: EGC.

Atikah,2010. Status Gizi Ibu Hamil Serta Pengaruhnya Terhadap Bayi yang Baru Lahir . http://jurnal.unair.sc.id. Diakses pada tanggal 20 Januari 2013.

Hidayat, A.Aziz Alimul, 2011. Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data.

Jakarta: Salemba Medika.

Notoatmodjo,2010. Metodologi Penelitian Kesehatan.

Jakarta: Rineka Cipta.

Supariasa, I,2012. Penilaian Status Gizi, Jakarta: EGC

Refbacks

  • There are currently no refbacks.